NASKAH UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP 2019/2020
MATAKULIAH PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN INTI & INSTITUSIONAL
MATA KULIAH : PENDIDIKAN PANCASILA
HARI /TANGGAL : SENIN/ 11 MEI 2020
WAKTU : JAM KE-1 (08.00-09.40)
DOSEN : TIM
PETUNJUK:
- Tulis identitas Saudara pada lembar jawaban yang telah Saudara siapkan!(Dengan cara: Tuliskan: Kelas – NIM – Nama Mahasiswa -Fakultas - Prodi
- Kerjakan dengan jujur sesuai dengan kemampuan Saudara sendiri!
- Gunakan ballpoint warna hitam/biru agar jawaban tertulis (manual) Sdr. menjadi jelas!.
- Perhatikan waktu kerja Saudara sesuai jadwal yang tertulis pada Naskah Ujian!
- Scan-lah hasil pekerjaan Saudara dan segera kirimkan kepada Dosen Pengampu, baik melalui Email atau WA.
- Pada saat meng-email atau WA, jangan lupa ketik: Kelas – NIM – Nama Mahasiswa –Fakultas (A. 19080304042. Dewi Rembulan. FE)
Tanggal Pengerjaan: Senin, 11 Mei 2020)
(2019 A_19020154033_Mellyna Putri Diniar_FBS)
SOAL :
Jawablah pertanyaan berikut dengan tepat!
1) Jelaskan makna Pancasila sebagai dasar negara bagi bangsa Indonesia? Tunjukkan bukti dengan contoh bahwa Pancasila sebagai dasar negara negara
bagi bangsa Indonesia! (skor 20)
Makna Pancasila sebagai dasar negara adalah bahwa pancasila digunakan sebagai dasar atau fundamen untuk mengatur pemerintah negara, atau pun sebagai dasar untuk mengatur seluruh penyelenggaraan negara. Adapun, makna pancasila sebagai dasar negara bisa didefinisikan sebagai kaidah negara yang fundamental, yang artinya sebagai hukum dasar, baik itu yang tertulis atau pun yang tidak tertulis dan semua peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam Negara Indonesia sudah seharusnya bersumber dan ada di bawah pokok kaidah negara yang fundamental. yang artinya sebagai hukum dasar, baik itu yang tertulis atau pun yang tidak tertulis dan semua peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam Negara Indonesia sudah seharusnya bersumber dan ada di bawah pokok kaidah negara yang fundamental. Dan itu adalah Pancasila.
Adapun Bukti pancasila sebagai dasar negara:
Bukti Pancasila sebagai dasar negara :
1. Pancasila dimuat dlm pembukaan UUD 1945
2. Pancasila dijadikan dasar dalam pembentukan batang tubuh UUD 1945
3. Sila-sila yang terdapat dalam pancasila mengatur semua sendi kehidupan bangsa Indonesia
2) Jelaskan dan buktikan secara historis dari masing-masing sila yang menunjukkan
bahwa Pancasila murni digali dari sejarah bangsa Indonesia! (skor 25)
Pancasila sebagai dasar negara, secara historis pun memiliki arti penting dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Bahkan dari setiap sila, dasar negara digali dari nilai-nilai kehidupan masyarakat nusantara dan telah menjadi budaya bermasyarakat secara turun menurun. Dari sejarah perjalanan bangsa, sembilan anggota BPUPKI (PPKI) yang bertugas melakukan sinkronisasi atas usulan para Bapak Bangsa pada 22 Juni 1945 pun menghasilkan draft Pancasila dalam rumusan Piagam Jakarta. Draft tersebut merupakan capaian kesepakatan atas dinamika yang terjadi antara membentuk dasar negara Islam atau negara kebangsaan. Rumusan Pancasila Piagam Jakarta persis seperti 5 butir yang kita kenal hari ini, namun untuk Sila Pertama ditambah 7 suku kata menjadi : Ketuhananan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.
- History sila pertama, Sebelum diundangkannya UUD 1945, perwakilan non Muslim menyoal Pancasila versi Jakarta Charter dengan alasan keberagaman agama yang ada di basis wilayah Indonesia. Para tokoh Islam kemudian mendengar keberatan itu dan dengan suka rela menghapus tujuh suku kata sehingga rumusan sila pertama sejak diundangkannya UUD 1945 pada 18 Agustus 1945 menjadi seperti hari ini: Ketuhananan Yang Maha Esa. Beberapa bulan pasca Proklamasi Kemerdekaan 1945, Wakil Presiden pun mengeluarkan Maklumat No. X Th. 1945, yang berisi tentang pembentukan partai-partai politik. Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Rumah Gerakan 98 memandang, momentum bersejarah tersebut sangat penting artinya dalam perjalanan Republik Indonesia. Alasannya, konsensus dasar negara Pancasila merupakan keberhasilan awal dalam upaya memadukan kebangsaan dan keislaman. Selain itu, Maklumat No. X merupakan peneguhan negara atas kebinekaan bangsa Indonesia. Hal itu membuktikan bahwa dari sejarah historisnya, Pancasila tau betul jati diri bangsa, Indonesia yang luas, berbudi, bermacam-macam suku, agama dan budaya.
- Dalam sila kedua, tentang kemanusiaan, Indonesia dikenal dengan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan keadilan, terbukti jika sanak saudara diperlakukan tidak baik, kita cenderung merasakan dan ikut membela mereka.
- Pada sila ketiga landasan historisnya berawal dari para pahlawan yang mendapatkan kesadaran untuk bersatu, hal ini menjadi pondasi bahwa kalau indonesia bersatu, kita pasti bisa melakukan apapun.
- Sila ke empat tentang sistem dan kaidah dalam membangun negara atau menjadi warga negara yang baik, sudah pasti hal ini sangat sesuai dengan jati diri bangsa yang berbudi dan disertai dengan sistem bernegara yang di atur dalam undang-undang, jadi indonesia tidak akan keluar jalur.
- Pada sila yang terakhir, keadilan bagi seluruh rakyat adalah wajib. Semangat ini yang terus digencarkan oleh pendiri bangsa bahwa indonesia ini negara kerakyatan dan semua lapisan rakyat harus mendapatkan keadilan sosial yang setara.
3) Pancasila merupakan landasan moral dan landasan politik bagi bangsa Indonesia.
Menurut pendapat Saudara sila mana yang merupakan landasan moral dan landasan politik? Berikan penjelasan dan disertai dengan contoh! (skor 10)
Menurut saya, Sila keempat Pancasila merupakan landasan dasar politik di Indonesia. Inilah bunyi sila ke-4 itu “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan” kalau kita rincikan dan artikan kata perkata:
- Bahwa rakyat Indonesia itu harus dipimpin oleh satu orang kepala Negara(Presiden),
- Dengan criteria utama yaitu orang yang bijaksana dalam memimpin,
- Dan di sila itu pula telah dijelaskan mekanisme pemilihannya yaitu dengan cara musyawarah yang merupakan nilai luhur dari bangsa Indonesia,
- Dan yang memilih itu adalah perwakilan rakyat disini jelas yaitu DPR dan DPD. Yang merupakan perwakilan rakyat dan daerah.
- Serta pemimpin yang terpilih itu mengabdi kepada rakyat.
Poin poin diatas tersebut tentunya sudah menjelaskan sekali, kalau kedudukan pancasila sebagai landasan politik di Indonesia memegang peran yang cukup andil sebagai landasan politik Bangsa Indonesia.
4) a) Pancasila merupakan hasil pemikiran filosofis Bangsa Indonesia, yang menurut Notonagoro, memiliki kebenaran ilmiah, filosofis, dan religius. Jelaskan maksud dari pernyataan tersebut! (skor 10)
Pancasila merupakan hasil dari berbagai macam pemikiran yang lahir dari budaya nusantara. Suku-suku bangsa di nusantara telah melakukan akulturasi antar suku bangsa, antar bangsa sehingga terbentuklah kepribadian kebudayaan bangsa. Filsafat Pancasila merupakan hasil dari sistem pemikiran keilmuan dan disiplinpemikiran keilmuan. Sistem keilmuan, filsafat Pancasila harus bersifat terbuka dalam mencari kebenaran. Pancasila sebagai filsafat ilmu mengandung nilai ganda, yaitu harus memberikan landasar teoritik (dan normatif) bagi penguasaan dan pengembangan iptek dan menetapkan tujuan; dan nilai instrinsik tujuan iptek dilandasi oleh nilai mental kepribadian dan moral manusia.
b) Jelaskan alasan dan makna filosofi mengapa Pancasila mengandung makna yang saling berkaitan dan tidak boleh diubah urutannya? (skor 10)
Pancasila sebagai suatu sistem filsafat pada hakikatnya adalah suatu sistem pengetahuan. Dalam kehidupan sehari-hari Pancasila menjadi pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia dalam memandang realitas alam semesta, manusia, masyarakat, bangsa, dan negara tentang makna hidup serta sebagai dasar bagi manusia Indonesia untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam hidup dan kehidupan. Pancasila dalam pengertian seperti itu telah menjadi suatu sistem cita-cita atau keyakinan-keyakinan (belief system) sehingga telah menjelma menjadi ideologi (mengandung tiga unsur yaitu :
1. Logos (rasionalitas atau penalaran),
2. Pathos (penghayatan), dan
3. Ethos (kesusilaan). Dan sila-sila yang disusun tersebut sudah urut, tersistematis yang melewati proses panjang sehingga terbentuk menjadi Pancasila, maka dari itu Pancasila tidak boleh diubah sembarangan dan disalahgunakan urutannya.
5) a) Pandemi Covid-19 yang berawal dari Cina telah merambah ke berbagai belahan dunia. Sudah ribuan orang meninggal karena virus ini. Upaya yang dapat dilakukan untuk memotong atau mencegah penyebaran virus covid-19 dengan melakukan physical distancing. Namun ternyata masih banyak orang-orang yang sekedar nongrong di warung atau cafe. Padahal sudah banyak himbauan, iklan, bahkan sampai dengan peraturan agar kita menghindari kerumunan banyak orang dan selalu menjaga physical distancing. Analisislah kondisi di atas (orangorang yang nongkrong di warung atau café tanpa tujuan tertentu), ditinjau dari ketaatan terhadap hukum yang berlaku. Apa yang menjadi penyebab dan berikan alternatif pemecahan masalahnya! ! (skor 15)
Orang-orang yang masih nongkrong di cafe, atau warung dan tidak mengindahkan himbauan Physical Distancing atau stay at home adalah orang yang masih sempit pola pikirnya, (terkecuali bagi mereka yang memang keluar untuk bekerja dan bertahan hidup) kenapa saya mengatakan mereka close minded, karena hanya yakin dengan apa yang dipikirnya benar, padahal tidak ada kebenaran yang absolute. Mereka menghiraukan larangan dari pemerintah dan tetap rebel demi kesenangan mereka, kepuasan mereka dengan mengatas namakan mereka makhluk sosial, mereka perlu bergaul, tapi mereka tidak melihat ancaman Covid-19 ini nyata. Mereka masih percaya pada pov bias mereka sendiri dan mengenyampingkan ancaman dan kenyataan. Penyebabnya sudah tentu karena keegoisan dan kurangnya edukasi, maka dari itu memberikan pemahaman pada mereka, memberikan informasi yang sebenar benarnya tentang bahaya Covid-19 yang disertai dengan bukti nyata menjadi pilihan yang patut dicoba untuk mengedukasi mereka.
b) Bagaimana aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan di masyarakat di tengah pendemi covid-19 yang terjadi di Indonesia saat ini? Jelaskan pendapat Saudara disertai dengan contoh faktual! ! (skor 15)
Aktualisasi nilai-nilai pancasila dalam kehidupan Masyarakat di Indonesia dalam menghadapi Covid-19 tidak perlu diragukan lagi, dari sila pertama pun Indonesia sudah mengimplementasikannya, dengan berdoa, berserah diri kepada Tuhan, yakin bahwa semua ini datangnya dari Tuhan dan hal ini pasti memberikan pelajaran yang berharga bagi kita semua, contoh: dalam pelaksanaan ibadah, walaupun ada himbauan stay at home, pray from home, tapi masih banyak sekali rakyat indonesia yang masih mengedepankan nilai spiritualnya dan hubungannya dengan Tuhan dan tetap memilih untuk beribadah di Masjid, dengan tetap menaati physical distancing dan aturan di dalamnya. Lalu dalam sila ke-3, Rakyat Indonesia, belakangan ini sedang gencar2nya untuk bersatu, membantu sesama, yang kaya membantu yang miskin, yang miskin tetap bekerja dan melengkapi roda kehidupan jalannya ekonomi, hal ini dapat kita lihat, contoh-contoh kecil seperti ini adalah sadar atau tidak, hasil dari implementasi dari nilai nilai yang terkandung dalam Pancasila.
Comments
Post a Comment